Trending

Thursday, December 4, 2014

Kisah Manusia Siput Yang Bepergian Membawa Rumahnya

Kisah Manusia Siput Yang Bepergian Membawa Rumahnya


BINTANGPUNBERPENDAR - Liu Lingchao asal kota Liuzhou, provinsi Guangxi, China, dijuluki sebagai manusia siput karena pria ini selalu pergi dengan membawa rumahnya. Tentunya rumah yang ia bawa bukan terbuat dari batu bata atau tembok beton. Rumah yang ia bawa ini sangat unik karena tersusun dari barang-barang rongsokan.

Seperti yang dilansir oleh shanghaiist.com, selama enam tahun Liu mengumpulkan barang rongsokan dan botol bekas sebagai modal dan juga bahan untuk rumah yang  ia gotong saat bepergian. Setiap tahun ia akan melakukan perjalanan memutar, dari tempat tinggal asalnya di Liuzhou melewati Wuzhou lalu kembali lagi ke Liuzhou. Perjalanan itu pun menghabiskan waktu tiga bulan setiap tahunnya. Karena gaya hidupnya yang sangat unik, ia pun mendapat julukan "Snail Man" atau "Manusia Siput".

Rumah yang selalu Liu bawa adalah rumah yang terbuat dari bambu dan dihiasi dengan berbagai macam pita serta bunga plastik. Tahun ini merupakan tahun keenamnya ia menjadi manusia siput yang selalu membawa rumahnya ke manapun ia pergi.

Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, rumah yang dibawa Liu kali ini terlihat lebih kuat dan kokoh. Tapi ada cerita sedih di balik keputusannya dengan selalu membawa rumahnya ke manapun ia pergi.

Kisah Manusia Siput Yang Bepergian Membawa Rumahnya

Sekitar 10 tahun yang lalu, Liu mengalami trauma akibat kematian ayahnya karena sebuah kecelakaan dan perceraiannya dengan istrinya. Hidupnya tergoncang dan ia jadi takut untuk tinggal di dalam rumah karena, "takut rumahnya terguling." Itulah kenapa ia putuskan untuk melakukan perjalanan tahunan dengan menggunakan rumah uniknya tersebut.

Meskipun sosok Liu sebagai Manusia Siput ini sudah terkenal di dunia maya, Liu masih saja menolak orang atau wartawan yang ingin meliputnya. Ia tetap hidup terisolasi dalam kesendiriannya.

Dalam perjalanannya, Liu terus mencari barang rongsokan. Pada titik tertentu, ia akan pergi untuk mencari botol air kosong dan mensortirnya lalu melanjutkan perjalanan lagi dengan memboyong rumahnya. Kegiatan ini terus ia lakukan sepanjang perjalanan.

Hmm, pengalaman traumatis dan sedih memang bisa membuat kita tersiksa. Dan Liu memutuskan untuk meredakan luka pengalaman traumatisnya tersebut dengan melakukan perjalanannya sendiri, dengan memboyong rumah buatannya sendiri, dan menjadi Manusia Siput. (vml-rsn)

No comments:

Post a Comment

About

Popular Posts

Designed By Blogger Templates