BINTANGPUNBERPENDAR - Devi Asmadireja, seorang wanita berdarah Indonesia yang tinggal di Jerman, dibuang oleh suaminya yang sudah tidak menginginkannya lagi. Tak tanggung-tanggung, sang suami membuangnya ke sebuah desa di pegunungan Kaukasus di Georgia.
Seperti yang dilansir oleh bbc.com, suami Devi ternyata sangat tega meminta Devi untuk tidak kembali lagi ke rumah karena ia sudah tak cinta lagi. Terlebih lagi sang suami ternyata sudah menikah lagi dan akan mengurus ketiga anak mereka. Devi pun sontak merasa terguncang mendengar kabar tersebut.
Awal cerita, suami Devi memintanya untuk belajar bahasa Chechnya. Ia mengantar Devi dan membuat perjanjian jika sudah mahir Devi baru akan kembali dan mengajarkan bahasa tersebut pada anak-anak mereka. Devi yang keturunan Indonesia dan tinggal di Jerman ini berangkat dengan tiket sekali jalan dan sejumlah uang untuk hidup. Meskipun Devi berat meninggalkan anak-anaknya namun ia menjalani perintah suaminya. Ia berangkat menuju Pankisi yang berada di daerah pedalaman.
Devi sangat asing dan tak mengenal tempat tersebut. Ia belajar dan bertanya pada warga lokal. Beruntung ia tinggal bersama keluarga yang baik di sana. Namun, kehidupannya di pedalaman tak berjalan lancar, Devi sempat dituduh sebagai mata-mata Rusia karena penampilan dan juga tato yang ia miliki. Devi pun diusir dari desa tersebut dan pindah ke pedalaman yang lebih jauh.
Setelah 18 bulan sang suami menelepon dan memberikan kabar yang mengejutkan. Sang suami meminta dia tinggal di sana dan melupakan pernikahan mereka karena dia sudah menikah lagi. Devi sangat terguncang karena ia rela berkorban demi keluarganya namun ia malah dicampakkan.
Devi akhirnya menyendiri di gubuk dan mulai beradaptasi dengan kehidupannya yang baru di alam. Devi pun mulai bangkit dan ia jatuh cinta pada alam dan pegunungan. Kecintaannya ini pun akhirnya mendatangkan rejeki baginya. Ia kini menjadi pemandu wisata lokal bagi wisatawan yang ingin ke Kaukasus. (vml-rsn)

No comments:
Post a Comment