Trending

Sunday, October 12, 2014

Shane 'Westlife' Lewati Masa Sulit Berkat Dukungan Keluarga

Shane 'Westlife' Lewati Masa Sulit Berkat Dukungan Keluarga


BINTANGPUNBERPENDAR - Siapa yang menyangka jika mantan personil boyband legendaris era 90-an, Shane 'Westlife' pernah dalam kondisi keuangan yang sangat menyedihkan hingga uang receh yang semula tak berarti menjadi begitu berharga baginya. Dalam otobiografinya, Shane Filan berbagi tentang masa-masa sulit itu dan bagaimana dukungan dan cinta dari keluarganya membuat ia mampu melewati masa-masa itu dengan baik.

Seperti dilansir Dailymirror, 5/10/14, selama 14 tahun berkarir dalam dunia musik sebagai seorang bintang dengan penghasilan yang luar biasa melimpah, Shane tidak pernah khawatir tentang uang. Ia dan personil Westlife yang lain, Kian Egan, Mark Feehily, Nicky Byrne dan Brian McFadden, memiliki suara yang mampu menghasilkan emas. 14 single nya menduduki peringkat nomor satu dan 46 juta album mereka terjual di seluruh dunia.

Hingga 5 tahun terakhir ini, Shane menjalankan bisnis sampingan di luar dunia musik, yaitu bisnis properti. Bisnis sampingan yang malah membuat Shane kehilangan seluruh kekayaannya.

“Aku memulai sebuah perusahaan properti dengan saudara saya Finbarr saat Irlandia berkembang pesat, namun tiba-tiba krisis ekonomi datang menerjang. Kami berutang sebesar 18 milliar pounsterling kepada bank, kemudian bank menagih semua pelunasannya” kisah Shane.

“Uang yang tersisa hanya 1.400 euro, cukup untuk bertahan selama beberapa hari ke depan. Tapi setelah itu?” Shane mendesah, jelas saat-saat itu sangat menyakitkan untuk dikenang kembali.

Pada bulan Juni 2012, hanya beberapa hari setelah Westlife menggelar konser perpisahan di depan 80.000 penggemar, mimpi-mimpi indah Shane menjadi mimpi buruk. Shane mengalami kebangkrutan. Shane menceritakan apa yang dihadapinya setelah itu – penderitaan, penghinaan dan kehilangan rumah yang ia bangun bersama istrinya, Gillian.

“Duniaku runtuh seketika. Itu adalah masa yang paling buruk dalam hidupku. Aku menangis, berkubang dalam keputusasaan, dan mungkin telah melakukan hal yang tidak waras jika tidak karena Gillian. Dia yang menyelamatkanku dari pikiran-pikiran yang tidak waras dan dia menyelamatkan kami semua.”

“Setiap hari dia akan mengatakan ‘Kau masih punya aku, kita masih punya anak-anak. Kita akan baik-baik saja. Kamu masih bisa menyanyi dan akan mendapatkan kembali memiliki karier itu. Semua akan baik-baik saja’ ” ucap Shane.

Dan apa yang disampaikan Gillian untuk membangkitkan semangat suaminya ternyata bukan sekedar ucapan semangat. Louis Walsh, mantan manager Shane saat masih tergabung di Westlife menawarkan ia kontrak rekaman baru. Dan kini Shane sedang disibukkan dengan karirnya sebagai penyanyi solo.

Shane menceritakan kisah lengkapnya dalam otobiografi yang ia tulis berjudul My Side of Life yang akan terbit pada tanggal 9 Oktober mendatang. Ia menulis buku itu dengan harapan bisa berbagi kisahnya pada orang lain di luar sana yang saat ini juga sedang mengalami masa-masa sulit, dan berharap dengan buku itu akan mendapatkan semangat untuk bangkit dari kesulitan tersebut.

Beberapa tahun terakhir telah menyakitkan bagi Shane dan ia mengakui kesedihannya: “Aku takut untuk bermimpi sekarang. Aku takut akan mengecewakan orang-orang. Secara mental, saya sangat terpukul.”

Namun kemudian ia tersenyum: ” Aku tidak bermaksud terdengar begitu menyedihkan. Hidupku mulai berubah ke arah yang benar untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir ini. Aku punya begitu banyak hal untuk disyukuri, dan aku berharap bukuku bisa membantu orang lain di luar sana yang sedang dalam kesulitan keuangan.” tutupnya. (onvsoff/rsn)

No comments:

Post a Comment

About

Popular Posts

Designed By Blogger Templates