ONVSOFF.com – Seperti remaja berusia 13 tahun pada umumnya, Alana Saarinen senang bermain golf dan piano, mendengarkan music dan bergaul dengan teman-temannya. Satu hal yang membuatnya berbeda adalah karena merupakan salah satu dari sedikit orang di dunia ini yang memiliki DNA dari tiga orangtua biologis.
Alana adalah salah satu dari sekitar 50 orang di dunia yang memiliki mitokondria dari orang ketiga. Mitokondria sering juga disebut pabrik sel. Mereka adalah bit yang menciptakan energi yang diperlukan sel-sel tubuh agar bekerja dengan baik, mencegah terjadinya penyakit genetic dan menjaga fungsi tubuh. Tapi mereka juga mengandung sedikit DNA.
Alana lahir melalui pengobatan infertilitas yang disebut Transfer sitoplasma. Transfer sitoplasma dirintis di akhir 1990-an oleh embriologi klinis Dr Jacques Cohen dan timnya di St Barnabas Institute di New Jersey, AS. Ibunya, Sharon Saarinen, melakukan cara ini karena setelah 10 tahun pernikahannya ia tidak juga memiliki seorang bayi.
“Kami merasa bahwa ada kemungkinan bahwa ada beberapa unsur, beberapa struktur dalam sitoplasma yang tidak berfungsi optimal. Salah satu kandidat utama yang bisa terlibat di sini adalah struktur yang disebut mitokondria,” kata Jacques, seperti dilansir BBC, 31/8/14.
Jacques kemudian memindahkan sedikit sitoplasma wanita donor yang mengandung mitokondria ke sel telur Sharon Saarinen. Saat itu kemudian dibuahi dengan sperma suaminya. Saat mitokondria dipindahkan, beberapa DNA dari donor itu di dalam embrio.
“Banyak orang mengatakan bahwa saya memiliki fitur wajah dari ibuku, mata saya terlihat seperti ayah saya. Saya memiliki beberapa ciri dari mereka dan kepribadian saya adalah sama juga, Saya juga memiliki DNA dari seorang wanita ketiga. Tapi saya tidak akan menganggap dia orang tua ketiga, saya hanya memiliki beberapa mitokondria nya.” kata Alana.
Pada tahun 2002 regulator Amerika, FDA (Food and Drug Administration) meminta klinik Jacques berhenti melakukan pengalihan sitoplasma karena keamanan dan keprihatinan etis. Tapi segera mungkin ada lebih banyak orang seperti Alana, dengan tiga orang tua genetik, karena Inggris saat ini sedang mencari cara untuk melegalkan kembali metode ini. (onvsoff/rsn)
.jpg)
No comments:
Post a Comment